Hubungi kami:

Jakarta : 021 2302629 / 021 2302516 (Hunting)
Marketing Phone : 082112121416
Information for Therapy : 082260060615

ARTIKEL

Apa itu Stem Cell ?

Tue, Dec 10th 2013, 18:03

Stem Cell (juga dikenal dengan istilah sel punca) merupakan sel naif yang dapat membelah diri dan dapat berkembang menjadi berbagai macam sel dalam tubuh manusiasehingga berpotensi digunakan untuk menggantikan berbagai jaringan tubuh yang rusak.

Stem Cell merupakan sel yang belum terspesialisasi dan memiliki 2 karakteristik, yaitu :

  1. Kemampuan untuk memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri (self-regenerate/self-renew). Dalam hal ini Stem Cell dapat membuat salinan sel yang persis sama dengan dirinya melalui pembelahan sel.
  2. Kemampuan untuk berdirefensiasi menjadi sel lain. Dalam hal ini Stem Cell mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-lain.

Lanza R, et al. Embryonic Stem Cells versus Adult Stem Celils : Some Seemingly Simple Questions. Essentials of Stem Cell Biology 2006.


Keuntungan Stem Cell dari darah tali pusat

  1. Mudah diperoleh.
  2. Siap pakai, karena telah melalui tahap pre-screening, testing dan pembekuan.
  3. Cenderung tidak terpapar oleh faktor external.
  4. Cara pengambilan mudah, tidak berisiko atau menyakiti donor.
  5. Risiko GVHD (graft-versus-host-disease) lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan stem cell dari sumsum tulang, dan transplantasi tetap dapat dilakukan walaupun HLA matching tidak sempurna atau dengan kata lain toleransi terhadapa ketidaksesuaian HLA matching lebih besar dibandingkan dengan Stem Cell dari sumsum tulang.

Volpe G. et al. Four Phases of Checks for Exlusion of Umbilical Cord Blood Donors. Blood Transfus 2011 ; 9 : 286 - 291

Keberhasilan penggunaan Stem Cell darah tali pusat untuk keluarga

Penggunaan Stem Cell darah tali pusat dapat digunakan secara langsung untuk bayi Anda. Kemungkinan kecocokan HLA pada saudara kandung dan orang tua lebih besar dibandingkan dengan kerabat dekat.

J.Barrett, E. Gluckman, R Handgretinger, and J. Madrigal. Point-Counterpoint: Haploidentiical Family Doctors versus Cord Blood Transplantation. Biology of Blood and Marrow Transplantation 2011 ; 1 7 : 589 - 593

Daftar penyakit yang dapat diterapi dengan Stem Cell

  • Thalassemia
  • Lymphoma
  • Systemic lupus
  • Sickle Cell Anemia
  • Multiple myeloma
  • Evan syndrome
  • Leukemia
  • Thrombocytopenia
  • Amegakaryocytosis
  • Aplastic Anemia
  • Leukodystrophy
  • Cerebral palsy

Ruggeri A, et al. Umbilical Cord Blood Transplantation for Children with Thalassemia and Sickle Cell Disease. Bioi Blood Marrow Transplant 2011 ; 17 : 1375 - 1382

Harris DT, et al. Collection,. Processing, and Banking of Umbilical Cord Blood Stem Cells for Clinical Use in Transplantation and Regenerative Medicine. Labmedicine 2008 ; 39 : 173 - 178

Ramirez F, et al. Umbilical Cord Stem Cell Therapy for Cerebral Palsy. Medical Hypotheses and Research 2006 ; 3 : 679 – 686

Proses pengambilan Stem Cell dari darah tali pusat

Saat bayi dilahirkan (persalinan normal maupun operasi caesar), darah akan diambil oleh dokter setelah tali pusat di klem dan dipotong, sehingga tidak ada rasa sakit maupun resiko pada ibu dan bayi. Staf ProSTEM yang beroperasi 24 jam siap membawa darah tali pusat ke lab ProSTEM. Darah tali pusat diproses untuk pemisahan Stem Cell yang disimpan pada suhu -196oC dalam cryotank sehingga sel tetap dalam kondisi baik dan stabil hingga saat nanti digunakan.

Parameter keberhasilan terapi dengan Stem Cell

Jumlah Sel

Semakin banyak jumlah sel yang digunakan dalam terapi, maka angka keberhasilan terapi semakin baik

Kecocokan HLA (Human Leukocyte Antigen)

Semakin tinggi kecocokan HLA antara donor dan penerima, maka keberhasilan terapi semakin menjanjikan.

Butler MG and Menitove JE. Umbilical Cord Blood Banking : An Update. J Assist Reprod Genet 2011 ; 2.8 : 669 - 676


Berikan anugerah terindah untuk bayi Anda, menjadi klien ProSTEM hari ini!