Saya mengikuti program penyimpanan stem cell dari rekomendasi teman saya. Saya memilih ProSTEM karena merupakan laboratorium penyimpanan stem cell pertama kali dari Indonesia, karena biasanya berasal dari luar negeri sehingga harganya jauh lebih mahal dibandingkan dari Indonesia. Maka dari itu saya memilih ProSTEM. Terima kasih ProSTEM, semoga kedepannya semakin sukses.