Apa yang dilakukan ProSTEM untuk tetap menjaga High Performance Teams selama wabah pandemic sebagai salah satu bentuk peningkatan kualitas SDM dari waktu ke waktu

Tak terasa pandemi Covid-19 telah berlangsung kurang lebih selama 1,5 tahun di Indonesia. Hal ini mendorong adanya perubahan sistem kerja di beberapa perusahaan. Sebagai salah satu jasa penunjang pelayanan kesehatan, ProSTEM hingga saat ini terus melakukan kegiatan yang mendukung kemajuan di bidang regenerative medicine. Hal ini tentunya didukung oleh SDM yang kompeten dan handal. Untuk itu, diperlukan pengelolaan SDM agar performance teams dapat terus meningkat meskipun dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini.

 

Adaptasi memperkuat teamwork adalah kunci yang wajib dijalani agar performance teams dapat terjaga sesuai dengan harapan. Apa saja yang ProSTEM lakukan untuk memperkuat teamwork tersebut?

 

  1. Membangun komunikasi yang baik

 

Komunikasi adalah hal yang paling penting di dalam suatu perusahaan. Baik itu komunikasi antar karyawan maupun antar department. Salah satu yang dilakukan ProSTEM untuk membangun komunikasi adalah dengan memanfaatkan group komunikasi. Group ini digunakan untuk membicarakan hal-hal terkait pekerjaan, target tim, kendala maupun hal lainnya di luar pekerjaan seperti kalimat pembangkit semangat.

  1. Membangun Alur Kerja yang Efektif

Sebagai salah satu perusahaan yang standby 24 jam, ProSTEM menggunakan collaboration tools yang terintegrasi untuk dapat terciptanya alur kerja yang lebih baik.

  1. Melibatkan karyawan dalam mengevaluasi kinerja tim

Karyawan tidak hanya dilibatkan untuk bekerja memenuhi target, tetapi juga harus dilibatkan dalam mengevaluasi kinerja tim. Hal ini ProSTEM lakukan ketika rapat bulanan. Setiap karyawan diberikan kesempatan untuk mencari solusi dari kendala atau masalah yang dihadapi dan perbaikan apa yang akan dilakukan sehingga target dan cita-cita tim kerja maupun perusahaan dapat tercapai.

  1. Menciptakan rasa kebersamaan dan kepercayaan

Untuk membangun kebersamaan dan kepercayaan, setiap leader di ProSTEM melakukan diskusi dengan semua anggota tim untuk mendengarkan keluhan atau masukan dari anggota tim terkait adaptasi selama pandemi ini. Tanpa rasa kebersamaan dan kepercayaan, anggota tim akan bekerja sendiri-sendiri dan bisa menyebabkan demotivasi sehingga upaya untuk meningkatkan teamwork pun gagal tercapai.

  1. Membagi beban kerja dan saling bekerja sama

Setiap karyawan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini yang harus dipahami oleh setiap leader di ProSTEM sehingga pembagian beban kerja dapat dilakukan secara merata dan proporsional sesuai dengan kelebihan dan kekurangan tersebut.

Apabila ada salah satu anggota tim yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya, anggota tim lainnya langsung membantu tanpa perlu diminta bantuan. Hal ini sesuai dengan budaya ProSTEM yaitu Proaktif (melakukan aktifitas sebelum diminta) dan Emphaty (peduli terhadap sesama).

  1. Menghapus hal negatif yang ada di kantor

Demotivasi pada pekerjaan bisa disebabkan karena hal negatif di lingkungan kerja. Jika hal ini dibiarkan, tidak hanya menurunkan semangat dan motivasi kerja, tapi juga memengaruhi objektivitas kita terhadap pekerjaan.

  1. Adanya pemberian reward dan apresiasi

Pemberian reward dan apresiasi bagi anggota tim yang berprestasi akan mendorong kompetisi untuk menjadi yang terbaik.

 

Demikian hal-hal yang ProSTEM lakukan untuk tetap menjaga High Performance Teams selama wabah pandemic.

 

Sumber :

https://ilovelife.co.id/blog/tips-memperkuat-teamwork-yang-solid-saat-kondisi-sulit-di-tengah-pandemi/

https://www.suara.com/lifestyle/2020/11/28/140733/3-cara-menjaga-karyawan-tetap-terhubung-dan-produktif-di-masa-pandemi

Informasi Lainnya

Article
Anterior Cruciate Ligament Injury and the Role of Stem Cells in Knee Recovery
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Article
Non-Union Fractures and the Role of Stem Cells in Supporting Bone Regeneration
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Article
Osteochondral Lesions - Causes, Symptoms, and Stem Cell Potential
Lesi osteokondral merupakan kondisi kerusakan pada bantalan sendi dan tulang subkondral yang berada di bawahnya, ...
Article
Face Contouring: Regulation, Urgency, and Stem Cell Innovation
Penataan kontur wajah merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk memodifikasi struktur tulang, jaringan lemak, serta ...
Article
Stem Cell Therapy for Facial Aesthetics and Reconstruction
Dunia estetika dan rekonstruksi wajah merupakan salah satu bidang ilmu kedokteran yang terus berkembang seiring ...
Terbaru
Terapi Stem Cell Dalam Dunia Ortopedi
Dalam bidang ortopedi, terapi sel punca telah berkembang sebagai salah satu modalitas pengobatan yang menjanjikan ...
Scroll to Top