Clinical Trial untuk Perkembangan Terapi Stem Cell

Dalam beberapa tahun terakhir, clinical trial (uji klinis) mengenai stem cell laboratory menjadi salah satu daya tarik baru dalam dunia pengobatan regeneratif yang terus  dikembangkan dan diharapkan mempunyai hasil menjanjikan.

Clinical trial merupakan suatu penelitian eksperimen yang direncanakan untuk sekelompok penderita penyakit tertentu dengan tujuan menemukan cara pengobatan terbaik  bagi penderita tersebut dengan harapan hasil tersebut dapat diaplikasikan bagi orang lain yang memiliki riwayat penyakit yang sama di masa mendatang.  Di dalam uji klinis terlibat intervensi (tindakan perawatan) dari pihak medis untuk memonitor kondisi pasien mulai dari pemberian dosis obat-obatan, sel-sel dan produk biologi lainnya, prosedur bedah, prosedur radiologis, perangkat dan perilaku perawatan, perawatan pencegahan, proses perawatan setelah uji klinis dan lainnya dimana tercakup dalam uji klinis tahap I sampai uji klinis tahap IV.

Clinical trial erat hubungannya dengan perkembangan penelitian dan terapi stem cell laboratory. Selain dilakukan uji klinis yang harapannya dapat menemukan cara pengobatan terbaik dan diaplikasikan sebagai tindakan terapi stem cell laboratory di masa mendatang, clinical trial dilakukan untuk menyoroti isu-isu ilmiah yang klinis baik peraturan, keamanan, etika dan sosial sehingga uji klinis stem cell laboratory yang dilakukan dapat dipertanggung jawabkan dan aman diaplikasikan secara klinis untuk pengobatan pasien. The International Society for Stem Cell Research (ISSCR) menetapkan standar klinis untuk penelitian stem cell laboratory ke dalam 3 bidang  utama antara lain, pengolahan dan penyimpanan stem cell laboratory, studi pra-klinis, dan penelitian atau uji klinis dimana semuanya mencakup rekomendasi dan penetapan peraturan perilaku ilmiah, klinis, etis dan keamanannya.

Sampai saat ini, penelitian dan uji klinis mengenai stem cell laboratory telah banyak dilakukan. Tercatat pada clinicaltrial.gov sekitar 190.954 clinical trial (uji klinis) telah terdaftar pada tahun 2015 ini, dimana sebanyak lebih dari 5000 clinical trial (uji klinis) merupakan uji klinis dengan menggunakan stem cell laboratory pada berbagai penyakit  . Uji klinis mengenai stem cell laboratory baik dari sum-sum tulang belakang (bone marrow), darah tepi (peripheral blood), or stem cell laboratory darah tali pusat (cord blood) terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan diprediksi akan terus meningkat. Hal ini membuktikan bahwa tingginya kemajuan penelitian serta usaha para dokter, ilmuan dan peneliti untuk perkembangan pengobatan penyakit yang diharapkan dapat memberi  harapan baru di dunia medis.

 

Refference

Aranson JK. What Is A Clinical Trial?. Br J Clin Pharmacol. 2004. Jul ; 58(1) : 1–3. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1884542/

Clinicaltrial.gov. Trends, Charts, and Maps. 2015. https://clinicaltrial.gov/ct2/resources/trends

International Society for Stem Cell Research. Guidelines for the Clinical Translation of Stem Cells. 2008.

Li MD, Harold A, Tania B.  The Global Landscape Of Stem Cell Clinical Trials. Regenerative Medicine.  2014 ; 9(1) : 27-39.

Trounson A, Thakar RG, Lomax G, and Gibbons D.  Clinical trials for stem cell therapies. 2011. BMC Medicine, 9:52.

World Health Organisation. International Clinical Trials Registry Platform (ICTRP). http://www.who.int/ictrp/faq/en/#faq3

Informasi Lainnya

Article
Anterior Cruciate Ligament Injury and the Role of Stem Cells in Knee Recovery
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Article
Non-Union Fractures and the Role of Stem Cells in Supporting Bone Regeneration
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Article
Osteochondral Lesions - Causes, Symptoms, and Stem Cell Potential
Lesi osteokondral merupakan kondisi kerusakan pada bantalan sendi dan tulang subkondral yang berada di bawahnya, ...
Article
Face Contouring: Regulation, Urgency, and Stem Cell Innovation
Penataan kontur wajah merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk memodifikasi struktur tulang, jaringan lemak, serta ...
Article
Stem Cell Therapy for Facial Aesthetics and Reconstruction
Dunia estetika dan rekonstruksi wajah merupakan salah satu bidang ilmu kedokteran yang terus berkembang seiring ...
Terbaru
Terapi Stem Cell Dalam Dunia Ortopedi
Dalam bidang ortopedi, terapi sel punca telah berkembang sebagai salah satu modalitas pengobatan yang menjanjikan ...
Scroll to Top