Diabetes Tipe 2 – Apa itu dan pengobatannya?

Diabetes tipe 2 merupakan penyakit yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk merespon insulin. Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin yang cukup. Dikarenakan kurangnya jumlah insulin di dalam tubuh, sel yang ada tidak dapat menyerap glukosa secara normal sehingga tidak bisa menurunkan tingkat gula darah di dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem syaraf, mata, ginjal, dan jantung. Tingginya gula darah di dalam tubuh dapat mempengaruhi pembekuan darah sehingga luka yang ada menjadi sukar untuk kering.

Pengobatan yang ada saat ini untuk mengatasi penyakit diabetes tipe 2 adalah dengan mengatur makanan yang diterima tubuh, injeksi insulin dan juga konsumsi obat-obatan oral. Terapi ini membantu tubuh untuk menyerap glukosa dan juga memproduksi insulin. Terapi seperti ini banyak membantu para penderita, akan tetapi dalam beberapa kasus, respon pasien terhadap terapi ini cukup rendah.

Transplantasi sel punca mungkin dapat menjadi salah satu terapi alternatif bagi penderita diabetes tipe 2. Pemberian  sel punca dari sumsum tulang yang diinjeksikan ke pasien yang responnya rendah terhadap pengobatan yang sekarang ada, menunjukkan respon yang baik dilihat dari produksi hormon insulinnya. Saat ini sudah terdapat sebanyak 8 uji klinis yang mengevaluasi keamanan dan efikasi dari transplantasi sel punca untuk pengobatan diabetes tipe 2.[i][ii]

[i] Bhansali, A., Upreti, V., et al 2014, ‘Efficacy and safety of autologous bone marrow derived hematopoetic stem cell transplantation in patients with type 2 DM: A 15 months follow-up study’, Indian J Endocrinol Metab, vol.18, no. 6, pp. 838-845.

[ii]Type 2 Diabetes, 2014. Available from: http://www.stemcellsaustralia.edu.au/About-Stem-Cells/Stem-Cell-Clinical-Trials/Diabetes/Type-2-Diabetes.aspx

Informasi Lainnya

Article
What is the Potential of Stem Cells for Spondyloarthritis?
Spondyloarthritis atau Spondiloartritis merupakan kelompok penyakit inflamasi kronis yang terutama menyerang sendi pada tulang belakang ...
Article
Benefits and Potential of Stem Cells Against Kidney Disease
Ginjal merupakan salah satu organ terpenting pada manusia yang bertanggung jawab atas berbagai fungsi biologis ...
Article
Therapeutic Potential and Clinical Application of Stem Cells in Leprosy Cases
Penyakit kusta (Leprosy) merupakan infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae complex. Bakteri ini ...
Article
Fillers for Aesthetics and Skin Health: Technological Developments and the Potential of Stem Cells
  Seiring bertambahnya usia, proses penuaan menimbulkan perubahan yang berdampak pada fungsi dan struktur biologis ...
Article
Anterior Cruciate Ligament Injury and the Role of Stem Cells in Knee Recovery
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Article
Non-Union Fractures and the Role of Stem Cells in Supporting Bone Regeneration
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Scroll to Top