Kehamilan merupakan salah satu kondisi untuk mendapatkan sumber stem cell terbaik

Telah dibahas sebelumnya pada artikel Apa itu Stem Cell? bahwa stem cell merupakan sel yang memilliki kemampuan untuk menggantikan jaringan tubuh yang rusak. Dijelaskan juga dalam artikel tersebut bahwa salah satu sumber stem cell adalah darah tali pusat. Stem Cell darah tali pusat ini merupakan stem cell yang masuk dalam golongan Fetal Stem Cell1 , dimana stem cell ini merupakan sel-sel yang berasal dari janin maupun sel pendukung dalam kandungan2.
Pada masa kehamilan, janin dan plasenta dihubungan dengan tali pusat. Tali pusat ini berfungsi untuk menjaga kelangsungan hidup dan memfasilitasi pertumbuhan janin. Pengangkutan oksigen, nutrisi dan faktor pertumbuhan yang dibutuhkan bayi serta pembuangan senyawa sisa selama masa kehamilan menggunakan tali pusat melalui sirkulasi darah yang baik antara bayi dan ibu3.

Pada tali pusat ini terdapat lapisan jeli yang dikenal dengan istilah Wharton’s Jelly (WJ), yang merupakan salah satu sumber stem cell mesenchymal. Teori mengatakan bahwa Darah Tali Pusat dan WJ banyak ditemukan stem cell laboratory dikarenakan adanya mobilisasi sel yang diakibatkan pertukaran darah melalui tali pusat. Sel-sel tersebut yang tertinggal pada saat pembentukan tali pusat itu sendiri4.

Dikarenakan stem cell laboratory yang ditemukan cukup banyak dan masih bersifat pluri-multipotent2, alangkah baiknya jika pada saat bersalin, darah tali pusat dapat dikoleksi dan disimpan. Apabila tidak dimanfaatkan, darah tali pusat hanya akan terbuang sebagai limbah Rumah Sakit 2.

 

Percayakan Penyimpanan Darah Tali Pusat Bayi Anda Hanya di Prodia Stemcell

 

Reference

  1. [Bedford Research Foundation]. Stem Cell FAQS. http://www.bedfordresearch.org/stem-cell-research/stem-cell-research/stem-cell-faqs/#5 [04 Nop 2015]
  2. Pappa KI & Anagou NP. 2009. Novel sources of fetal stem cells: where do they fit on the developmental continuum? Regen Med. 4(3):423-33.
  3. Beckmann CR. American College of Obstetricians and Gynecologists. Barzansky BM et al. 2009.Obst Gynecol. Lippincott Williams & Wilkins Publishers.
  4. Kim DW. 2013. Wharton’s Jelly-Derived Mesenchymal Stem Cells: Phenotypic Characterization and Optimizing Their Therapeutic Potential for Clinical Applications. Int J Mol Sci. 14: 11692-712

Informasi Lainnya

Article
Anterior Cruciate Ligament Injury and the Role of Stem Cells in Knee Recovery
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Article
Non-Union Fractures and the Role of Stem Cells in Supporting Bone Regeneration
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Article
Osteochondral Lesions - Causes, Symptoms, and Stem Cell Potential
Lesi osteokondral merupakan kondisi kerusakan pada bantalan sendi dan tulang subkondral yang berada di bawahnya, ...
Article
Face Contouring: Regulation, Urgency, and Stem Cell Innovation
Penataan kontur wajah merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk memodifikasi struktur tulang, jaringan lemak, serta ...
Article
Stem Cell Therapy for Facial Aesthetics and Reconstruction
Dunia estetika dan rekonstruksi wajah merupakan salah satu bidang ilmu kedokteran yang terus berkembang seiring ...
Terbaru
Terapi Stem Cell Dalam Dunia Ortopedi
Dalam bidang ortopedi, terapi sel punca telah berkembang sebagai salah satu modalitas pengobatan yang menjanjikan ...
Scroll to Top