Mesenchymal Stem Cells (MSCs) sebagai Obat Berbasis Sel Terbaru

Mesenchymal (MSC) merupakan salah satu sumber sel punca alternatif yang menjanjikan dalam bidang klinis yang mendukung terapi berbasis sel. Sumsum tulang adalah sumber pertama yang dilaporkan mengandung MSC. Namun, untuk penggunaan klinis, sumsum tulang dapat merugikan karena melibatkan prosedur isolasi pada donor yang sangat invasif (menimbulkan rasa sakit) dan seiring bertambahnya usia donor, jumlah serta kemampuan MSC mengalami penurunan. Saat ini MSC tidak hanya diisolasi dari sumsum tulang belakang, namun telah dikembangkan isolasi MSC dari darah tali pusat karena proses isolasinya lebih tidak invasif dan tanpa mebahayakan ibu maupun bayinya. Dengan demikian, darah tali pusat merupakan sumber alternatif untuk mendapatkan MSC[1].

Berdasarkan penelitian Kern et al. (2006), MSC yang berasal dari darah tali pusat memiliki kemampuan untuk dikultur atau diperbanyak dalam periode paling lama dan memiliki kemapuan proliferasi atau memperbanyak diri sendiri tertinggi jika dibandingkan dengan MSC yang berasal dari sumsum tulang dan jaringan lemak, sehingga MSC dari darah tali pusat dapat diekspansi dalam jumlah banyak sebagai pemanfaatannya untuk terapi sel[2].

MSC telah diketahui mampu berdiferensiasi menjadi beberapa jaringan termasuk tulang rawan, tulang keras dan jaringan lemak serta menjadi kandidat terbaik untuk teknik jaringan pada jaringan otot. Sampai pada bulan Oktober 2012, uji klinis MSC yang terdaftar dalam Clinicaltrial.gov telah mencapai 289 dan MSC telah diberikan izin untuk digunakan pada anak-anak penderita steroid-refraktori Graft versus Host Disease akut oleh United State Food and Drug Administration (FDA) [3].

Uji klinis menggunakan MSC khususnya yang berasal dari darah tali pusat telah digunakan pada penderita leukemia akut, alzaimer, autis dan masih banyak lagi uji klinis bagi penyakit-penyakit degeneratif lainnya yang masih dalam proses recruiting[4].

 

Reference:

  1. Girolamo et al. 2013. Mesenchymal Stem/Stromal Cells: A New “Cells as Drugs” Paradigm. Efficacy and Critical Aspects in Cell Therapy. Current Pharmaceutical Design; 19: 2459-2473.
  2. Kern et al. 2006. Comparative Analysis of Mesenchymal Stem Cells from Bone Marrow, Umbilical Cord Blood, or Adipose Tissue. STEM CELLS; 24: 1294-1301.
  3. Aini et al. 2008. Karakteristik Biologis dan Diferensiasi Stem Cell: Fokus pada Mesenchymal Stem Cell. Cdk; 35 (2): 64-67.
  4. https://clinicaltrials.gov/ct2/results?term=therapy+mesenchymal+umbilical+cord+blood&pg=3

Informasi Lainnya

Article
What is the Potential of Stem Cells for Spondyloarthritis?
Spondyloarthritis atau Spondiloartritis merupakan kelompok penyakit inflamasi kronis yang terutama menyerang sendi pada tulang belakang ...
Article
Benefits and Potential of Stem Cells Against Kidney Disease
Ginjal merupakan salah satu organ terpenting pada manusia yang bertanggung jawab atas berbagai fungsi biologis ...
Article
Therapeutic Potential and Clinical Application of Stem Cells in Leprosy Cases
Penyakit kusta (Leprosy) merupakan infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae complex. Bakteri ini ...
Article
Fillers for Aesthetics and Skin Health: Technological Developments and the Potential of Stem Cells
  Seiring bertambahnya usia, proses penuaan menimbulkan perubahan yang berdampak pada fungsi dan struktur biologis ...
Article
Anterior Cruciate Ligament Injury and the Role of Stem Cells in Knee Recovery
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Article
Non-Union Fractures and the Role of Stem Cells in Supporting Bone Regeneration
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Scroll to Top