Metode Standar Pengolahan Sel Punca Darah Tali Pusat

Metode kriopreservasi (penyimpanan sel di suhu < -1500C) sel punca darah tali pusat telah berkembang signifikan. Pada awal 1990-an, unit Darah Tali Pusat (DTP) saat itu umumnya disimpan tanpa dimanipulasi (yaitu, sel darah merah atau kelebihan plasma tidak dipisahkan terlebih dahulu sebelum disimpan). Metode ini digunakan sebagai upaya untuk menjaga jumlah sel punca atau stem cell laboratory 1,2.

Laboratorium pengolahan darah tali pusat menggunakan berbagai macam teknik untuk mendapatkan sel punca. Sebagian besar menggunakan teknik sentrifugasi, sedimentasi (pengendapan), atau filtrasi (penyaringan) untuk mengurangi kandungan sel darah merah, volume plasma atau keduanya.Cara yang umum digunakan untuk mengurangi sel darah merah adalah dengan menggunakan agen sedimenting seperti Hydroxyethyl starch (HES), gelatin dan dekstran. Agen tersebut paling efektif dan banyak digunakan oleh Bank Sel Punca Darah Tali Pusat 3,4.

Pemisahan dan pengolahan sel punca darah tali pusat di ProSTEM menggunakan sistem tertutup untuk mengurangi resiko kontaminasimikroba dengan modifikasi “triple bag system” dimana darah tali pusat dipisahkan oleh dua langkah sentrifugasi menjadi tiga komponen: buffy coat, sel darah merahdan fraksiplasma. Komponen buffy coat yang berisi sel darah berinti (sel punca)kemudian ditambahkan larutan cryoprotectant yang berguna untuk melindungi sel punca selamapenyimpanan. Metode pengolahanini menghasilkan produk yang steril, mengurangi konten sel darah merah dengan menggunakan HES dan memiliki resiko rendah terhadapkehilangan sejumlahsel punca atau stem cell laboratory 5.

Baru-baru ini, metode semi otomatis telah dikembangkan secara komersial, dan menunjukkan hasil recoverysel punca yang mirip dengan metode standar HES6.ProSTEM selalu berupaya untuk meng-updateteknologi termutakhir saat ini, untuk mengembangkan sistem otomatisasi didalamnya.

Namun, teknik manual sebagai “gold standard” haruslah menjadi dasar yang wajib dikuasai oleh setiap teknisi laboratorium, agar tidak bergantung pada metode otomatisasijika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

 

  References

  1. Rubinstein P, Rosenfield RE, Adamson JW, Stevens CE. Stored placental blood for unrelated bone marrow reconstitution. Blood 1993; 81:1679-90.
  2. Kurtzberg J, Laughlin M, Graham M, et al. Placental blood is a source of hematopoietic stem cells for transplantation into unrelated recipients. N Engl J Med 1996;335:157-66.
  3. Solves P, Mirabet V, Planelles D, et al. Red blood cell depletion with a semiautomated system or hydroxyethyl starch sedimentation for routine cord blood banking: A comparative study. Transfusion 2005;45:867-73.
  4. Tsang KS, Li K, Huang DP, et al. Dextran sedimentation in a semi-closed system for cord blood banking of umbilical cord blood. Transfusion 2001;41:344-52.
  5. Reboredo N M, Díaz A, Castro A, Villaescusa R G. Collection, processing and cryopreservation of umbilical cord blood for unrelated transplantation. Department of Cryobiology, Galician Blood Transfusion Center, Santiago de Compostela, Spain 2000; 12:1263-1270.
  6. Takahashi TA, Rebulla P, Armitage S, et al. Multi-laboratory evaluation of procedures for reducing the volume of cord blood: Influence on cell recoveries. Cytotherapy 2006;8:254-64.

Informasi Lainnya

Article
What is the Potential of Stem Cells for Spondyloarthritis?
Spondyloarthritis atau Spondiloartritis merupakan kelompok penyakit inflamasi kronis yang terutama menyerang sendi pada tulang belakang ...
Article
Benefits and Potential of Stem Cells Against Kidney Disease
Ginjal merupakan salah satu organ terpenting pada manusia yang bertanggung jawab atas berbagai fungsi biologis ...
Article
Therapeutic Potential and Clinical Application of Stem Cells in Leprosy Cases
Penyakit kusta (Leprosy) merupakan infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae complex. Bakteri ini ...
Article
Fillers for Aesthetics and Skin Health: Technological Developments and the Potential of Stem Cells
  Seiring bertambahnya usia, proses penuaan menimbulkan perubahan yang berdampak pada fungsi dan struktur biologis ...
Article
Anterior Cruciate Ligament Injury and the Role of Stem Cells in Knee Recovery
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Article
Non-Union Fractures and the Role of Stem Cells in Supporting Bone Regeneration
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Scroll to Top