Dalam bidang ortopedi, terapi sel punca telah berkembang sebagai salah satu modalitas pengobatan yang menjanjikan untuk menangani berbagai gangguan sistem muskuloskeletal. Kemampuan sel punca untuk berdiferensiasi menjadi berbagai tipe sel berperan penting dalam proses perbaikan jaringan, sehingga berkontribusi terhadap percepatan penyembuhan dan pemulihan fungsi. Peneliti dan klinisi di bidang ortopedi saat ini berfokus pada optimalisasi hasil luaran dengan meminimalkan rasa nyeri serta mempercepat proses rehabilitasi pasien[1].Â
Sel punca memberikan efek terapeutik melalui berbagai mekanisme [2], antara lain: berdiferensiasi menjadi beberapa jenis sel [3], mensekresikan molekul bioaktif yang bersifat untuk mengurangi peradangan, mendorong pembentukan pembuluh darah baru, dan merangsang perbaikan jaringan (sinyal parakrin) [4], memodulasi respons imun, serta memfasilitasi proses regenerasi jaringan [5].Â
Berdasarkan peraturan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK RI) No. 1359 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyelenggaran Terapi Sel Punca di Bidang Orthopedi dan Traumatologi, mesenchymal stem cell (MSCs) dan secretome dinyatakan dapat diaplikasikan untuk penatalaksanaan berbagai penyakit di bidang orthopedi dan traumatologi. Ruang lingkup indikasi terapi sel punca autologus dan alogenik beserta turunannya mencakup antara lain lesi osteokondral, osteoarthritis, defek tulang kritis, reparasi fraktur non-union, cedera medulla spinalis, degenerasi diskus intervertebralis, defek tulang belakang, osteoporosis, spondiloarthrosis, lesi skoliosis kongenitalis (hemivertebra), lesi pleksus brakialis, reparasi dan rekonstruksi tendon/ligament, cedera Ligamen Krusiatum Anterior (LKA), cedera otot, dan cedera meniskus lutut [6].Â
Sebagai penyedia layanan terapi sel punca dan sekretom, ProSTEM berkomitmen untuk menerapkan standar mutu dan keamanan yang tinggi guna memastikan setiap pasien memperoleh terapi yang aman, efektif, dan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku. Apabila tertarik untuk menjalani layanan tersebut, silahkan menghubungi Whatsapp ProSTEM untuk informasi lebih lanjut
Reference:Â
- Vaish A., Vaishya R. 2024. Stem cells in orthopaedics and sports injuries: A comprehensive review and future research directions. JOREP 3(2024):1-7.Â
- Bagno LL, Salerno AG, Balkan W, Hare JM. Mechanism of action of mesenchymal stem cells (MSCs): impact of delivery method. Expet Opin Biol Ther. 2022 Apr;22(4): 449–463.Â
- Gonzalez-MartÃnez J, Malumbres M. Expanding the differentiation potential of already-established pluripotent stem cells. Methods Mol Biol. 2022;2454:95–107.Â
- Keshtkar S, Azarpira N, Ghahremani MH. Mesenchymal stem cell-derived extracellular vesicles: novel frontiers in regenerative medicine. Stem Cell Res Ther. 2018;9(1):63.Â
- Pappalardo M, Montesano L, Toia F, et al. Immunomodulation in vascularized composite allotransplantation: what is the role for adipose-derived stem cells? Ann Plast Surg. 2019;82(2):245–251.Â
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman penyelenggaraan pelayanan terapi sel punca di bidang orthopaedi dan traumatologi (Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/1359/2024). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.






