Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Sel Punca Darah Tali Pusat

Sel punca darah tali pusat atau umbilical cord blood banyak digunakan sebagai sumber alternatif dalam transplantasi sel punca. Sampai saat ini sudah banyak bank darah tali pusat yang berdiri di dunia, baik penyimpanan yang bersifat privat maupun public. Dimana lebih dari 4 juta bank darah tali pusat bersifat privat dan sekitar 800 ribu bank darah tali pusat bersifat publik telah berdiri di seluruh dunia[1]

Keberhasilan dari transplantasi sel punca darah tali pusat bergantung pada dosis sel punca dan kualitas sel punca yang ditransplantasikan, diantaranya yaitu TNC (Total nucleated cell), CD34+, dan CFU (colony forming unit) . Banyaknya sel punca yang diperoleh tentu saja juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti berat badan bayi saat dilahirkan, umur kandungan atau masa gestasi, jenis kelamin bayi, ragam etnik/ras, dan lamanya waktu yang diperlukan dari rumah sakit pengambilan ke laboratorium sampai dengan dilakukan pengolahan [1,2]

Berdasarkan webinar yang diselenggarakan oleh NetCord dengan tema Methods to Assess Cord Blood Potency menerangkan bahwa berdasarkan penelitian, berat badan bayi berkorelasi positif terhadap TNC, CD34+, dan CFU. Semakin besar berat badan bayi maka semakin tinggi jumlah TNC dan CD34+ nya pun juga semakin tinggi. Tidak hanya itu, semakin besar berat badan bayi total CFU dari sel punca tersebut juga semakin tinggi.[1] Dimana diketahui, CD34+ merupakan penanda permukaan sel punca hematopoietik yang terkandung di dalam sel punca darah tali pusat bayi.[3] Masa gestasi berkorelasi positif terhadap jumlah TNC, akan tetapi berkorelasi negative dengan jumlah CD34+ dan CFU. Jika dilihat berdasarkan faktor etnik/ras, ras Caucasian memiliki TNC, CD34+, dan CFU yang tinggi. Sedangkan jika dilihat dari faktor waktu pengolahan, jumlah TNC, CD34+, dan CFU dapat dioptimalkan dengan waktu pengolangan <10 jam dari pengambilan sel punca darah tali pusat.[1]

 

Reference :

  1. Kurtzberg J., et al. Methods to Asses Cord Blood Potency. Webinar, 2015
  2. Coldwel, KE., et al. Effects of obstetric factors and storage temperatures on the yield of endothelial colony forming cells from umbilical cord blood. Angiogenesis. 2011; 14(3)
  3. Parents Guide Cord Blood . What are TNC, MNC, CD34+, and CFU, and why should I care?. [internet] Available on : http://parentsguidecordblood.org/en/faqs/what-are-tnc-mnc-cd34-and-cfu-and-why-should-i-care. [cited Jun. 16, 2016]

Informasi Lainnya

Artikel
Cedera Ligamen Krusiatum Anterior dan Peran Stem Cell dalam Pemulihan Lutut
Cedera ligamen anterior krusiatum (ACL) merupakan kondisi robek atau renggang pada salah satu ligamen di ...
Artikel
Fraktur Non-Union dan Peran Stem Cell dalam Mendukung Regenerasi Tulang
Fraktur non-union merupakan sebuah kondisi dimana tulang yang mengalami patah gagal menyatu atau sembuh secara ...
Artikel
Lesi Osteokondral- Penyebab, Gejala, dan Potensi Stem Cell
Lesi osteokondral merupakan kondisi kerusakan pada bantalan sendi dan tulang subkondral yang berada di bawahnya, ...
Artikel
Face Contouring: Regulasi, Urgensi, dan Inovasi Stem Cell
Penataan kontur wajah merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk memodifikasi struktur tulang, jaringan lemak, serta ...
Artikel
Terapi Stem Cell untuk Estetika dan Rekonstruksi Wajah
Dunia estetika dan rekonstruksi wajah merupakan salah satu bidang ilmu kedokteran yang terus berkembang seiring ...
Terbaru
Terapi Stem Cell Dalam Dunia Ortopedi
Dalam bidang ortopedi, terapi sel punca telah berkembang sebagai salah satu modalitas pengobatan yang menjanjikan ...
Scroll to Top